Rakitic Frustrasi dengan Pertahanan Solid Lyon

No Comments

Barcelona cuma menuai hasil seri tanpa goal di leg I fase 16-besar Liga Champions di Stadion Groupama, Rabu (20/2) dini hari WIB. Pencapaian ini, menurut gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, tidak lepas dari penampilan bagus barisan defensif Olympique Lyon.

Ivan Rakitic mengaku kecewa menyaksikan serangan-serangan Barcelona terus mentah, khususnya dengan ketangguhan penjaga gawang Lyon, Anthony Lopes. Terdapat 5 penyelamatan yang dikerjakan oleh penjaga gawang berusia 28 tahun itu. Di samping itu, serangan pasukan Ernesto Valverde pun tidak efisien. Dari 24 sepakan, sebelas di antaranya melenceng.

“Hari ini tidak bakalan bisa untuk team saya menyarangkan goal. Kami tampil baik serta sedikit lebih bagus dari musuh. Tapi, hal kayak ini memang kadang berlangsung. Benar-benar amat sukar serta bola tak mau menembus menuju gawang, ” keluh Ivan Rakitic setelah laga sebagaimana dilansir Football5Star. com dari Diario Sport.

Bintang dari Kroasia ini melanjutkan, “Kami mau menyarangkan goal serta memenangkan pertandingan. Team saya memiliki beberapa kesempatan, namun hal sebagaimana ini kadang berlangsung. Jika seharusnya berlaga setengah jam lagi juga kami tidak bakal menyarangkan goal. ”

Walau begitu, bintang yang sudah memperkuat Sevilla serta FC Schalke 04 ini percaya Barcelona memiliki kesempatan terbesar buat melaju ke fase perempat-final. Ini didasarkan pada performa Lionel Messi dan kawan-kawan di markas Lyon yang sebenarnya bukan jelek.

“Kami bakal memikirkan laga ini serta amat percaya bisa melaju. Ini merupakan pertandingan leg I serta dengan segala hormat, kami bakal datang lagi dengan baterai terisi maksimal. Team saya mesti kompak serta bersiap buat leg II, ” terang Ivan Rakitic. “Nanti, bola perlu mampu masuk. ”

 

Categories: Berita Olahraga

Tags:

Timo Werner Peroleh Ultimatum dari Bos RB Leipzig

No Comments

CEO RB Leipzig, Oliver Mintzlaff, memberi ultimatum pada Timo Werner buat cepat menandatangani kesepakatan kontrak anyar. Dia mengakui tidak mau ditinggal Werner dengan cara gratis.

Kesepakatan kontrak Werner bareng Die Roten Bulen sekarang bakal berakhir di bursa transfer musim panas tahun 2020 nanti. Situasi kesepakatan kontraknya sekarang membikin punggawa tim nasional Jerman tersebut jadi bidikan dari Liverpool serta Bayern Munich.

“Kami mau dia cepat menyetujui pembaruan kesepakatan kontrak yang telah diberi. Tim seperti RB Leipzig pastinya tidak mau menyaksikan bintang tumpuannya ada pada tahun terakhir di dalam kesepakatan kontraknya,” tutur Mintzaff dilansir melalui Kicker.

“Mungkin Timo serta dewan tim punya tujuan yang lain di sisi keuangan mau pun olahraga. Namun, sepanjang kami dapat bermain di Liga Champions, aku pikir Timo tidak bakal pindah. Jika Timo mau mendapat bayaran yang terlampau besar, maka tim itu amat pantas buat mengabulkan kebutuhannya di bidang olahraga, ” tambah Mintzaff.

Sejak direkrut menuju Red Bull Arena di tahun 2016 silam, Werner jadi satu dari sekian banyak prospek paling baik di dunia sepakbola. Peran maksimalnya di atas arena pertandingan sukses menghantarkan RB Leipzig kompetitif pada papan atas klasemen Bundesliga.

Dibawah bimbingan Ralf Rangnick kampanye musim ini, Werner bisa memperlihatkan kualitas paling bagusnya di atas lapangan. Lelaki 22 tahun tersebut sukses mencatatkan 11 goal serta 2 assist melalui 17 performanya di Bundesliga. Sekarang, RB Leipzig tengah duduk di tempat keempat Bundesliga bersama koleksi 31 angka melalui 17 pertandingan. Terpaut 2 poin melalui Borussia Moenchengladbach yang ada pada tempat ketiga.

Neville: Tak Ada Bintang yang Buat Aku Bingung Selain Martial!

No Comments

Gary Neville, sebagaimana biasanya, balik lagi melontarkan komentar pedasnya pada bintang Manchester United. Bekas leader Setan Merah itu sesungguhnya dikenal vokal serta kritis kepada punggawa United era saat ini. Di samping Paul Pogba serta Romelu Lukaku, sekarang cibiran dialamatkan pada striker dari Prancis, Anthony Martial.

Menurut Neville, Martial merupakan satu-satunya bintang yang sangat membuat dirinya bingung setengah mati.

“Tak ada bintang Manchester United di dalam sepuluh musim terakhir yang sangat membikin aku bingung selain (Anthony) Martial. Cuma ke Martial, aku betul-betul hilang akal. Suatu masa, aku berpikir ia amat mengesankan serta main prima. Namun pada lain pekan, ia berlaga seakan-akan ia bukanlah bintang United. Yang sangat membikin aku bingung ialah pergerakan tanpa bolanya. Dia seperti tak paham seharusnya menuju ke mana saat tanpa bola,” keluh Neville mengenai bintang yang dibeli melalui AS Monaco tersebut dilansir melalui Goal.

Semenjak direkrut di tahun 2015 silam oleh Louis van Gaal, Martial memang pernah amat mengesankan. Pada kampanye musim perdananya, dia berhasil cetak 17 goal serta menghantarkan United meraih Piala FA. Tapi dibawah bimbingan Jose Mourinho, dia kewalahan menjaga posisi di team inti.

Penampilannya yang fluktuatif ini yang menjadikannya tidak dilirik Didier Deschamps buat Pasukan tim nasional Prancis. Lebih lanjut, dia pun kalah kompetitif dengan bintang-bintang lainnya yang 1 posisi dengannya sebagaimana Marcus Rashford, Juan Mata, Jesse Lingard, sampai Alexis Sanchez serta Romelu Lukaku.

Menurut laporan, sang bintang menepis tawaran pembaruan kesepakatan kontrak dari petinggi klub. Meski begitu, penghujung minggu kemarin dia menyarangkan goal vital yang membikin Setan Merah unggul tipis 2-1 melawan Everton.

Jaga Laga Persib Vs Persebaya Tetap Kondusif, Bobotoh Lakukan Koordinasi

No Comments

Viking Bali, satu dari sekian banyak komunitas pendukung Persib Bandung, berniat buat memegang pertandingan masih kondusif. Persib Bandung bakal melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (20/10) pukul 18. 30 WIB.

Laga itu dipastikan bakal dimulai tanpa pendukung menyusul Persib Bandung tengah melakoni suspensi dari komisi disiplin (komdis) PSSI.

Persib diberi hukuman melakoni laga tanpa pendukung sampai tengah musim 2019.

Diberitakan BolaSport. com melalui website persib. co. id, Viking Bali juga ingin buat memegang laga itu berlangsung kondusif.

Malahan, mereka mengajak terhadap bobotoh serta Bonek buat tak nekat hadir ke stadion.

Di samping imbauan itu, ketua Viking Bali, Jujun Junaedi, berbuat koordinasi pada bobotoh.

“Kami pun telah menjalankan koordinasi bersama bobotoh-bobotoh pada sini, dan alhamdulilah mereka amat menyadari dengan situasi ini, ” tutur lelaki yang akrab dipanggil Uje pada persib. co. id.

Tidak dapat melihat begitu saja pertandingan skuat berjulukan Maung Bandung, Uje juga meminta pencapaian baik dapat dimiliki Persib.

“Kami cuma dapat memberi yang paling baik. Selamat berupaya Persib, doa kami menyertaimu, ” jelasnya.

Manuel Neuer: Seharusnya Kami Bisa Cetak Gol Lebih Banyak

No Comments

Leader tim nasional Jerman, Manuel Neuer, menyayangkan penyelesaian akhir Der Panzer kala ditekuk 1-2 tim nasional Prancis.

Manuel Neuer menyaksikan jika tim nasional Jerman sebenarnya sudah berlaga dengan bagus kala bertandang menuju markas tim nasional Prancis di Stade de France, Paris, Selasa (16/8/2018) ataupun Rabu dini hari WIB.

Hanya, efektivitas tim nasional Jerman di partai UEFA Nations League itu Manuel Neuer nilai tidak begitu baik.

Hanya goal Toni Kroos (14′-penalti) yang dapat tim nasional Jerman buat sampai pertandingan usai.

“Ya, tentu. Segalanya berlangsung dengan lumayan bagus semenjak pertandingan dibuka, team saya memiliki banyak pergerakan apik serta membuat beberapa kesempatan, ” tutur Manuel Neuer, diberitakan BolaSport. com melalui laman UEFA.

“Sayangnya, rombongan saya tidak menyarangkan goal perdana melalui sana. Silam, team saya mengonversi tembakan hukuman penalti. Tapi, harusnya rombongan saya dapat mengonversi beberapa kesempatan jadi goal, ” kata penjaga gawang Bayern Muenchen itu.

Benar saja, sebenarnya, Die Mannschaft -julukan tim nasional Jerman- mendominasi pertandingan dengan 55 persen penguasaan bola.

Meski begitu, melalui sembilan kesempatan yang mereka punya cuma 3 yang bisa menyasar menuju gawang Prancis kawalan Hugo Lloris

Neuer juga memberikan atensi, terutama di fase perdana yang dia duga harusnya Jerman dapat main setingkat lebih bagus.

Hanya, bagus di fase perdana mau pun ke 2, dia serta rekan-rekan tidak bisa hasilkan goal lebih banyak.

“Kami amat mematikan pada jantung pertahanan Prancis, namun sialnya team saya tidak bisa menyarangkan goal ke 2, ” katanya.

Jerman juga menerima kekalahan sebab tuan rumah bisa berbalik menang karena dwigol Antoine Griezmann (62′ serta 80′-pen).

Categories: Berita Olahraga

Tags:

Matchday Ke-24, Jadi Pekan yang Suram untuk 3 Raja Gol Liga 1 2018

No Comments

Tiga raja goal Liga satu 2018 mengalami penurunan performa pada matchday ke-24. Tidak berlebihan apabila weekend ke-24 disebut-sebut menjadi minggu yang kelam untuk 3 nama pemuncak lis pencetak gol terbanyak sementara Liga 1 2018.

Raja goal Liga 1 2018 sekarang, David da Silva, tidak cukup melakukan banyak hal di weekend ke-24 Liga 1 2018. Ujung tombak Persebaya Surabaya itu sukses dibungkam lini bintang belakang Arema FC yang dikomandoi Hamka Hamzah.

Berlaga penuh selama 90 menit laga, David yang di weekend sebelumnya menyarangkan hattrick ke gawang Mitra Kukar tidak cukup menghantarkan kesebelasannya mendapat hasil positif di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Lain halnya dengan Fernando Rodriguez Ortega. Ujung tombak dari Spanyol punya Mitra Kukar itu kembali mengalami hasil negatif yang menyesakkan.

Dibantai dengan score telak 1-4 oleh PSM Makassar, striker yang sudah mengantongi 15 goal itu tidak bisa membongkar solidnya tembok di jantung pertahanan Juku Eja.

Nasib sangat memilukan menimpa Ezechiel Ndouassel. Usai memulai kembali keran golnya usai mampet selama 6 minggu, kala bertemu Persija Jakarta di weekend ke-23 lalu, sekarang Eze harus balik lagi puasa goal.

Sebab, striker Persib Bandung dari Chad ini tidak cukup bermain sampai 5 pertandingan ke depan karena memperoleh sanksi dari (Komdis) PSSI.