Category: Berita Olahraga

Federico Fazio Antusias Kerja Sama dengan Paulo Fonseca

Kehadiran Paulo Fonseca menjadi juru tak-tik anyar AS Roma menumbuhkan antusiasme tinggi dari salah 1 bintang, Federico Fazio. Dia juga siap membentuk kerja sama dengan mantan juru tak-tik Shakhtar Donetsk itu.

Paulo Fonseca sekarang telah memimpin pelatihan pertama Roma. Namun tidak seluruh bintang dapat berkumpul di pelatihan pra-musim kali ini.

Untuk Federico Fazio, kehadiran sang juru tak-tik bisa menumbuhkan gairah anyar di Roma. Dia juga percaya kejayaan yang dibikin juru tak-tik dari Portugal itu di Shakhtar Donetsk dapat ditularkan menuju tim ibukota Italia.

“Musim ini bakal jadi kompetisi musim yang amat menarik untuk kami pemain-pemain. Hal kayak ini memang kerap berlangsung di dalam sepakbola, manajer kerap berubah dan Kamu mesti mengenalnya. Aku amat menantikan untuk dilatih dengannya, ” tutur Fazio pada Roma Radio, Rabu (10/7).

“Saya ingat Fonseca kala di Shakhtar mereka jadi kesebelasan yang menerapkan sepakbola yang cantik. Dia berlaga dengan membentuk segalanya dari belakang dan bisa membuat beberapa kans. Dan saat kami menghadapi mereka kami merasakan kesusahan, ” dia melanjutkan.

Selain itu, pemain bertahan dari Argentina itu percaya jika Il Lupi bisa balik lagi mentas di Liga Champions kompetisi musim berikutnya. “Ada beberapa transformasi yang berlangsung di sini, seluruh kesebelasan berupaya untuk main di Liga Champions, mencakup team saya, ” jelasnya.

“Jadi aku kira awal kompetisi musim ini bakal amat vital. Kami mesti memiliki musim yang sedikit lebih bagus dari sebelumnya, ” pungkas Federico Fazio.

Categories: Berita Olahraga

Tags:

Tuchel Frustrasi Parah karena Kekalahan di Kamp Reims

Walau sukses mengantarkan Paris Saint-Germain (PSG) menyelesaikan kompetisi musim Ligue 1 dengan keunggulan 26 angka, Thomas Tuchel tetap tidak merasa senang. Dia juga mengakui amat frustrasi sebab para pemainnya mesti balik lagi tumbang.

Dalam laga pamungkas Ligue 1 kompetisi musim ini dinihari tadi,, Les Parisiens dipaksa mengaku keunggulan dari Stade de Reims di Stade Auguste-Delaune II. Hasil negatif ini adalah yang kelima untuk Kylian Mbappe dkk di turnamen Ligue 1 kompetisi musim ini.

“Tentu saja hasil ini bukan yang team saya dambakan. Kami memang bisa memulai laga dengan bagus di 15 menit perdana. Usai ini, kami kehilangan disiplin, organisasi dan determinasi, ” tutur Tuchel dilansir dari situs web PSG.

“Kami sukses memperlihatkan reaksi yang bagus usai mereka sukses menyarangkan goal ke 2. Namun, kami tidak memperlihatkan hal yang serupa di laga tadi. Kami tidak mau menerima kekalahan dan aku amat frustrasi sebab menyelesaikan kompetisi musim dengan cara yang tidak bagus, ” tambah lelaki dari Jerman ini.

Salah satu hal yang dapat dibanggakan oleh PSG dalam laga vs Reims ialah 1 goal dari Kylian Mbappe. 1 goal itu menjadikannya berhak menggaet pulang penghargaan sepatu emas dengan koleksi 33 goal dari 29 performa. Unggul 11 goal dari rival terdekatnya, Nicolas Pepe yang bisa mencatatkan 22 goal.

Koleksi itu menjadikannya semakin menasbihkan diri menjadi salah satu bintang paling baik di depan bumi. Sepanjang 2 kampanye musim memperkuat PSG, lelaki dua puluh tahun ini sukses menyarangkan 60 goal dan 32 umpan dari 86 performa di seluruh turnamen.

Categories: Berita Olahraga

Tags:

Tidak Berhasil di Liga Champions, Sane dan Jesus Ancam Meninggalkan City

No Comments

Ketidakmampuan Manchester City menuju ke semi-final Liga Champions pada nyatanya berdampak panjang. 2 pemain mereka, Leroy Sane dan Gabriel Jesus dikatakan bersedia pergi pada kompetisi musim berikutnya.

Kabar burung ini berhembus santer usai media dari Spanyol, El Chiringuito, mengendus penyesalan Sane dan Jesus usai laga leg ke 2 perempat-final kontra Tottenham Hotspur. Mereka dikatakan tak bertegur sapa dengan manajer Pep Guardiola kala melakoni pelatihan keesokan harinya.

Terlebih kondisi ke 2 bintang ini memang tak betul-betul aman di City. Baik Sane mau pun Jesus terus jadi sasaran rotasi Guardiola selama kampanye musim 2018-2019. Malahan kala melawan Spurs di Etihad tengah minggu lalu pemain sayap dari Jerman baru dimasukkan pada paruh ke 2. Sedangkan striker Brasil tak dimainkan sama sekali.

Spesial untuk sang pemain sayap, ini jadi ke 4 kalinya di dalam 8 pertandingan terbaru ia jadi bintang pengganti. Padahal penampilannya sejauh ini lumayan menjanjikan dengan telah mengoleksi 9 goal dan 11 assist.

Sementara itu, Gabriel Jesus telah terang-terangan mendesak menit tampil reguler di tim City. Sejumlah waktu silam ia malahan pernah berujar tak menutup kemungkinan bakal pindah di Kala dekat apabila tak kunjung jadi opsi inti di sektor serang.

Tak cuma 2 bintang ini saja, The Sun jua mengabarkan bakal ada 7 ataupun 8 bintang The Citizen yang akan pindah kompetisi musim berikutnya.

Eintracht Frankfurt Sukses Menyingkirkan Inter Milan

No Comments

Eintracht Frankfurt secara mencengangkan unggul 1-0 atas tuan rumah Inter Milan di leg ke 2 fase 16 besar Liga Europa di Giuseppe Meazza, Jumat (15/3/2019) dini hari WIB.

Berserta pencapaian itu, Frankfurt melaju menuju fase perempat-final. Kesebelasan dari Jerman ini menang agregat 1-0 melawan La Beneamata.

Gawang Inter Milan telah terlebih dahulu bobol saat laga baru berlangsung 6 menit. Ujung tombak Frankfurt, Luka Jovic menghindarkan diri kawalan.

Ia sukses menguasai bola didalam jantung pertahanan. Setelah ini, dengan teknik mencungkil, dia menyontek bola menuju gawang tuan rumah yang dijaga Samir Handanovic.

Terpaut 1 goal, Inter mencoba membalas. Armada Luciano Spalletti jua menceploskan 2 striker muda, Sebastiano Esposito serta Davide Merola, guna menambah daya gedor.

Tapi, usaha mereka belum menemui kemenangan sampai pertandingan berakhir. Frankfurt berlaga disiplin serta sukses menjaga keunggulan 1-0 mereka.

Persebaya Sukses Taklukkan Perseru Serui

Persebaya Surabaya berhasil memulai Piala Presiden 2019 dengan hasil positif. Melawan Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/3/2019) mereka sukses mendapat hasil positif dramatis 3-2.

Meski menang materi pemain, Persebaya tidak berhasil menggunakan itu di babak pertama. Hal itu bisa dibuktikan dengan ketertinggalan mereka pada babak pertama dengan Perseru.

Tak tanggung-tanggung, anak didik Djajang Nurjaman telah terpaut 0-2 di babak pertama. Kerap memberikan tekanan selama pertandingan membikin Persebaya lupa dengan sektor pertahanannya. Kelengahan itu lantas digunakan Nur Akbar guna membikin Perseru memimpin saat laga sudah berjalan hingga menit ke-35.

Bukannya membenahi penampilan, tim yang dijuluki Bajul Ijo itu balik lagi kecolongan 4 menit lantas. Kali itu Delfin yang berhasil membikin Miswar Saputra memungut bola melalui sarangnya.

Tak ada cara lainnya untuk Persebaya guna mengurung barisan defensif Perseru di babak ke 2. Irfan Jaya hampir membikin kesebelasannya memperkecil ketinggalan jika tembakan jarak dekatnya tak dimentahkan penjaga gawang Hendra Mole.

Saat laga sudah berjalan hingga menit ke-58 giliran tandukkan Amido Balde yang tidak menemui target. Upayanya kali itu masih melenceng tipis melalui gawang tim yang dijuluki Cendrawasih Jingga.

Namun begitu 4 menit berselang Balde pada akhirnya menyarangkan goal. Dia berhasil menggunakan kemelut di hadapan gawang guna memperkecil ketinggalan jadi 1-2.

Ujung tombak baru Persebaya itu sebenarnya sukses menyarangkan goal kedua saat laga sudah berjalan hingga menit ke-70. Namun sang pengadil menganulir goal itu sebab memandang ia telah terlebih dahulu berdiri di dalam tempat offside.

2 menit jelang bubaran, Amido Balde baru betul-betul memaksakan skor jadi imbang. Memperoleh assist matang melalui Otavio Dutra, bekas bintang Celtic itu berhasil memaksakan skor jadi imbang.

Goal Balde itu kenyataannya bukan goal terakhir di pertandingan itu. Adalah Manu Zalilov yang datang menjadi pahlawan tim dari Surabaya itu sehabis golnya pada waktu menit-menit terakhir memastikan hasil positif 3-2.

Tiga angka perdana itu tidak ayal membikin anak didik Djajang Nurjaman memuncaki klasemen Grup A Piala Presiden. Mereka unggul selisih goal atas Tira Persikabo yang sebelumnya menghajar tuan rumah Persib Bandung.

Rakitic Frustrasi dengan Pertahanan Solid Lyon

No Comments

Barcelona cuma menuai hasil seri tanpa goal di leg I fase 16-besar Liga Champions di Stadion Groupama, Rabu (20/2) dini hari WIB. Pencapaian ini, menurut gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, tidak lepas dari penampilan bagus barisan defensif Olympique Lyon.

Ivan Rakitic mengaku kecewa menyaksikan serangan-serangan Barcelona terus mentah, khususnya dengan ketangguhan penjaga gawang Lyon, Anthony Lopes. Terdapat 5 penyelamatan yang dikerjakan oleh penjaga gawang berusia 28 tahun itu. Di samping itu, serangan pasukan Ernesto Valverde pun tidak efisien. Dari 24 sepakan, sebelas di antaranya melenceng.

“Hari ini tidak bakalan bisa untuk team saya menyarangkan goal. Kami tampil baik serta sedikit lebih bagus dari musuh. Tapi, hal kayak ini memang kadang berlangsung. Benar-benar amat sukar serta bola tak mau menembus menuju gawang, ” keluh Ivan Rakitic setelah laga sebagaimana dilansir Football5Star. com dari Diario Sport.

Bintang dari Kroasia ini melanjutkan, “Kami mau menyarangkan goal serta memenangkan pertandingan. Team saya memiliki beberapa kesempatan, namun hal sebagaimana ini kadang berlangsung. Jika seharusnya berlaga setengah jam lagi juga kami tidak bakal menyarangkan goal. ”

Walau begitu, bintang yang sudah memperkuat Sevilla serta FC Schalke 04 ini percaya Barcelona memiliki kesempatan terbesar buat melaju ke fase perempat-final. Ini didasarkan pada performa Lionel Messi dan kawan-kawan di markas Lyon yang sebenarnya bukan jelek.

“Kami bakal memikirkan laga ini serta amat percaya bisa melaju. Ini merupakan pertandingan leg I serta dengan segala hormat, kami bakal datang lagi dengan baterai terisi maksimal. Team saya mesti kompak serta bersiap buat leg II, ” terang Ivan Rakitic. “Nanti, bola perlu mampu masuk. ”

 

Categories: Berita Olahraga

Tags: